Friday, May 18, 2007

Bertamasya di Gunung Tangkuban Parahu

Hari Jumat ini, Erin bertamasya di Tangkuban Parahu bersama Ibu, Ayah, Bulik Kenti, dan Mba Risem yang mulai bulan ini membantu pekerjaan Ibu di rumah. Kami berangkat dari rumah pukul 8 pagi, mengingat akhir pekan panjang sehingga kami ingin menghindari kemacetan jalur Bandung-Lembang. Selain kami ingin menghindari hujan yang sering terjadi di Tangkuban Parahu menjelang tengah siang hari.

Perjalanan kami sangat lancar melewati Pasir Kaliki - Sukajadi - Ledeng - Lembang - Tangkuban Parahu. Setelah menempuh waktu sekitar satu jam, kami sampai di gerbang area wisata. Tiket masuk menunjukkan Rp 12.000 per orang dan Rp 9.000 per mobil. Setelah sedikit mengantri masuk, kami pun memasuki area wisata Tangkuban Parahu. Hem .. hawanya sejuk dan segar sekali; mendekati area wisata utama bau belerang mulai tercium.

Hari ini kawasan wisata ramai dipadati wisatawan domestik dan wisatawan asing, selain para pedagang yang menjajakan berbagai macam barang dan jasa. Kami melihat-lihat kawah utama yang disebut dengan Kawah Ratu, tak lupa kami berfoto bersama Ibu dan Bulik, juga bersama Ayah.

Setelah menikmati pemandangan Kawah Ratu, kami berjalan di perbelanjaan barang-barang cindera mata, seperti barang kerajinan, pakaian, boneka, dll. Ibu membelikan Erin sebuah bantal boneka strawberry. Di ujung perbelanjaan sejenak kami berfoto lagi di pinggir kawah. Menjelang tengah siang dan setelah puas berjalan-jalan, kami beranjak untuk turun gunung. Kami beristirahat sebentar untuk maem siang di tempat istirahat tidak jauh dari area wisata. Tadinya sebelum pulang kami ingin mampir ke Kawah Domas, namun karena perjalanan kaki memerlukan waktu satu jam pp dari tempat parkir akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke rumah.

2 comments:

All Blog Spots said...

nice blog

advaya said...

erin putih ya kaya mamahnya....
papanya kebagian pinternya ajah ya..;-)